Saturday, December 26, 2009

laporan praktukim "momentum dan impuls"


Laporan Praktikum
“ Momentum Dan Impuls “
Judul

“ Hukum Kekekalan Momentum. “
Tujuan
“ Untuk menyelidiki berlakunya hukum kekekalan momentum. “
Landasan teori

Hukum kekekalan momentum menyatakan bahwa :
“ Pada peristiwa tumbukan, jumlah momentum benda – benda sebelum dan sesudah tumbukan adalah tetap, asalkan tidak ada gaya luar yang bekerja pada benda benda itu. “
Secara matematis ditulis :
p1 + p2 = p1’ + p2
m1v1 + m2v2 = m1v1’+ m2v2
dengan: p1 ,p2 = momentum benda 1 dan 2 sebelum tumbukan
p1’ ,p2= momentum benda 1 dan 2 sesudah tumbukan
m1 ,m2 = massa benda 1 dan 2
v1 ,v2 = kelajuan benda 1 dan 2 sebelum tumbukan
v1’,v2 = kelajuan benda 1 dan 2 sesudah tumbukan
Alat dan Bahan
* Alat
* Mistar
* Stopwatt
* Timbangan
* Bahan
* 2 Buah bola
Cara Kerja

1. Menimbang 2 buah bola tersebut.
2. Meletakan 2 buah bola dengan arah yang berlawanan serta berjarak 150 cm.
3. Melemparkan 2 buah bola tersebut dengan arah yang berlawanan.
4. Menghitung waktu yang dibutuhkan ke – 2 buah bola tersebut saat bertumbukan, serta hitung pula waktu sesaat setelah bertumbukan dengan menggunakan stopwatt.
5. Menghitung jarak ke – 2 buah bola tersebut menggunakan mistar.
6. Mengulangi percobaan ini 3 kali.
7. Dan perhatikan apa yang terjadi ?
Hasil Pengamatan

* Tabel Pengamatan

* Bola 1

Percobaan
m1
s1
t1
s1
t1
1
2 gr
150 cm
9 s
30 cm
2 s
2
2 gr
150 cm
7 s
30 cm
1 s
3
2 gr
150 cm
8 s
30 cm
2 s
Rata – rata
2 gr
150 cm
8 s
30 cm
1,3 s

v1 = v1’ =
v1 = v1’ =
v1 = 18, 75 v1’ = 23, 07
* Bola 2

Percobaan
m2
s2
t2
s2
t2
1
2,5 gr
150 cm
9 s
20 cm
2 s
2
2,5 gr
150 cm
7 s
20 cm
1 s
3
2,5 gr
150 cm
8 s
20 cm
2 s
Rata – rata
2,5 gr
150 cm
8 s
20 cm
1,3 s

v2 = v2’ =
v2 = v2’ =
v2 = 18, 75 v2’ = 15, 38
Pada saat dua buah bola saling bergerak berlawanan arah dengan kecepatan masing – masing v1 dan v2 dan massa masing – masing m1 dan m2 . Bola kemudian bertumbukan, pada saat tumbukan bola 2 akan mendapat gaya dari bola 1 yang besarnya dapat dituliskan sesuai dengan hukum II Newton tentang gerak.
F t = p2
F t = m2v2’ - m2v2
F t = 2,5 . 15, 38 – 2,5 . 18, 75
Menurut hukum III Newton tentang gerak, benda pertama akan mendapatkan gaya reaksi dari benda kedua dengan besar yang sama tetapi dengan arah yang berlawanan .
- F t = p1
- F t = m1v1’ – m1v1
- F t = 2 . 23, 07 – 2 . 18, 75
Jika kedua persamaan tersebut dijumlahkan akan diperoleh
0 = m2v2’ - m2v2 + m1v1’ – m1v1
m1v1 + m2v2 = m1v1’+ m2v2
2 . 18, 75 + 2,5 . 18, 75 = 2 . 23, 07 + 2,5 . 15, 38
37, 5 + 46,875 = 46, 14 + 38, 45
84, 375 = 84, 59
Ruas sebelah kiri merupakan jumlah momentum sebelum tumbukan dan ruas kanan merupakan jumlah momentum setelah tumbukan.
Kesimpulan

Dari percobaan yang sudah kita lakukan dapat ditarik kesimpulan, bahwa momentum total sebelum tumbukan sama dengan momentum total setelah tumbukan atau dapat dikatakan berlaku hukum kekekalan momentum pada peristiwa tumbukan.
Judul
“ Koefisien Kelentingan. “
Tujuan
“ Untuk menentukan koefisien tumbukan lenting sebagian pada benda dengan lantai. “
Landasan Teori
Sebuah benda yang dijatuhkan dari ketinggian h1. Ketika sampai di tanah kecepatan benda adalah v1. Sesaat setelah memantul, benda mempunyai kecepatan v2 dan memantul sampai ketinggian h2.
Jadi benda yang dijatuhkan dari ketinggian h1 , sehingga dipantulkan dengan ketinggian h2 akan mempunyai koefisien elastisitas sebesar :
e =
Alat dan Bahan

* Alat
* Mistar
* Bahan
* Bola
Cara Kerja

1. Menjatuhkan bola pada ketinggian 100 cm.
2. Memberi tanda tinggi maksimum bayangan pantulan bola di tembok.
3. Mengukur ketinggian bayangan pantulan tersebut.
4. Mengulangi percobaan ini 3 kali.
5. Mengambil kesimpulan dari percobaan ini.
Hasil Pengamatan
* Table Pengamatan

Percobaan
h1
h2
1
100 cm
40 cm
2
100 cm
43 cm
3
100 cm
40 cm
Rata – rata
100 cm
41 cm
e =
e =
e =
e = 0, 64

Kesimpulan

Dari percobaan yang sudah kita lakukan dapat ditarik kesimpulan, bahwa koefisien kelentingan tumbukan benda dengan lantai adalah tumbukan lenting sebagian. Yang dapat dihitung dari akar perbandingan ketinggian pantul dan jatuh benda. Hal ini dikarenakan lantai tidak bergerak sesaat sebelum tumbukan dan sesaat sesudah tumbukan, kecuali kita menjatuhkan benda yang sangat besar .

No comments:

Post a Comment